TIDAK PERCAYA DIRI DAN MINDER ?

adminkpi

Tidak percaya diri suatu hal yang alamiah yang terjadi pada diri manusia, namun sebagai mahasiswa haruskah kita minder dan tidak percaya diri ? lalu bagaimana solusi dari masalah tersebut ?. Dalam pertemuan Lembaga Pengembangan Pers dan Diskusi Mahasiswa atau lebih sering disebut dengan LPPDM minggu lalu membahas tentang “ Bagaimana Mengatasi ke Tidak Percayadirian atau Minder ?” dalam diskusi itu begitu banyak pertanyaan dari kalangan MaBa (Mahasiswa Baru), misalnya saja pertanyaan dari salah satu mahasiswi baru ini, “ Bagaimana sih kak agar kita itu enggak minder saat tampil didepan, misalnya saja dalam ranah presentasi ?” nah dari pertanyaan mahasiswi itu pun mendapat tanggapan dari salah seorang mahasiswa, dia berpendapat bahwa alasan minder itu muncul karena beberapa factor. Factor pertama yaitu, takut salah. Wajar untuk yang masih awal mungkin mereka masih ragu – ragu untuk menyampaikan argumen mereka, dalam hati mereka pasti timbul rasa bagaimana kalau nanti aku berargumen ternyata argument ku salah. Nah hal ini banyak di temukan dikalangan mahasiswa yang tidak percaya diri.

Factor kedua yakni rasa malu, sebenarnya kasusnya hamper serupa dengan yang diatas karana dia kurang percaya diri akhirnya dia merasa malu untuk mengutarakan argumennya padahal semua argumen itu sudah terkumpul dalam pikirannya. Factor ketiga, kurang persiapan. Ini merujuk dalam ranah presentasi karena kurangnya persiapan untuk menyampaikan materi, sehingga muncul rasa kurang percaya diri, atau mereka beranggapan bagaimana nanti jika aku tidak bisa menyampaikan materi aku ditertawakan. Lalu factor yang terakhir yaitu kurangnya wawasan. Bagaimana kita tidak minder jika wawasan kita cuman sekedar itu – itu saja, dengan wawasan kita yang amat sangat dangkal kita pun tidak bisa mengutarakan pendapat kita sehingga timbul rasa minder tersebut.

Dari beberapa factor diatas seseorang mahasiswa tersebut menyimpulkan bahwa kita bisa menghilangkan rasa minder dengan membuang semua kekehawatir kita tersebut, menggali wawasan yang lebih banyak lagi dan yang pasti sering – sering sharing ke teman – teman terdekat.

Dalam diskusi pada minggu kemarin ini bisa dibilang cukup kritis, begitu banyak pertanyaan dan juga tanggapan. Pada intinya kita bisa menghilangkan rasa minder, entah itu minder untuk bertanya maupun minder untuk berpendapat dengan cara menggali lebih dalam wawasan kita dan hilangkan rasa malu kita. Seperti yang di utarakan oleh Fahd Pahdepie “ kita bukan siapa – siapa, dan bukan apa – apa. Sampai kita mewakili perasaan dan pemikiran kita sendiri”, selain itu ada juga kalimat dari Socrates “ Orang yang paling bijaksana adalah orang yang mengetahui  bahwa dirinya tidak tahu”. Dari dua kutipan kalimat diatas dapat diartikan bahwa kita harus bisa menyampaikan atau mengutarakan argument kita sendiri dan jika kita tahu maka jangan ragu untuk bertanya sesuatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

LPPDM (Lembaga Pengembangan dan Pers Diskusi Mahasiswa)

Pendidikan adalah salah satu mode dalam mensublimasikan SDM (Sumber Daya Manusia) baik itu formal ataupun non-formal. Dalam pendidikan, metode-moetode yang diberikanpun sangat beragam. Pendekatan yang dipakai juga ada beberapa, seperti pendekatan religious, pendekatan filosofis dan masih banyak lagi. Selama di bangku perkuliahan, metode yang sering dipergunakan ialah diskusi antar mahasiswa. […]