Berita

Perdana, KPI IKHAC Gelar Tiga Kompetisi Akbar Dalam Sehari

Penampilan Guest Star Grup Sholawat Muhasabatul Qolbi pada gelaran SEMIOTIK 2020 (doc/KPIIKHAC)
  • Perwakilan Mahasiswa KPI IKHAC mengikuti FORKOMNAS VI Di UIN Bandung
Tamu undangan yang menghadiri Malam Puncak SEMIOTIK 2020 (doc/KPIIKHAC)

MOJOKERTO – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (HIMAPRODI KPI) IKHAC gelar Semarak Kompetisi KPI (SEMIOTIK ) 2020. Dengan mengusung tema “Communication Youth be Better” kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Utama IKHAC, Desa BendunganJati, Pacet, Sabtu, (15/02/2020).

Dalam rangkaian kegiatan SEMIOTIK 2020 ini, terdapat tiga kompetisi antara lain, Festival Banjari, Presenter Competition, dan Penganugrahan Duta IKHAC. Turut mengundang yakni Guest Star grup shalawat Muhasabatul Qolbi (MQ), Helmi Kahaf, CEO Kahafbrothers.com, Badik Choiruddin, Ambassador of Juanda Airport, Badi Sani, Presenter SBO TV, Erinda Nabila, News Anchor Fokus Indosiar Jatim, dan Yuk Mojokerto 2018.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Hasyim Asy’ari M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin IKHAC. Dilanjutkan dengan dua kompetisi yang berlangsung serentak, yakni, Festival Banjari dan Presenter Competition di panggung utama dan Gedung Rektorat lantai III Institut Pesantren KH. Abdul Chalim.

Festival Banjari diikuti oleh 16 (grup) kontestan se-Jawa Timur, menghadirkan juri Agusty Dwi Ningtyas, M.Ferry Santosa dan Khoiron Wahyudi.

Dalam gelaran SEMIOTIK perdana ini, HIMAPRODI KPI berkolaborasi dengan Tim Az-Zulfa IKHAC untuk mensukseskan acara tersebut.

Sementara itu, dalam kompetisi News Presenter Competition, diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari berbagai kampus dan SLTA se-Jawa Timur. Dengan dikawal langsung oleh 3 bintang tamu utama, yakni Badik, Badi dan Erinda, kompetisi ini nampak menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.

Puncak kegiatan SEMIOTIK 2020 ini berlangsung pada malam hari sekaligus pengumuman juara dari masing-masing kompetisi. Disambung penampilan menarik dari grup shalawat Muhasabatul Qolbi, Tari Saman , Waroeng Pitoe Project, Dance Opening dan Parade dari 10 pasang finalis Duta IKHAC.

Finalis Duta IKHAC berasal dari berbagai daerah se-Indonesia, diantaranya; Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sulawesi Utara, Lampung, Jambi, Nusa Tenggara Barat dan Bali. Masing-masing finalis mewakili program studinya dan bersaing untuk menyabet gelar Duta IKHAC 2020.

Dinda Putri Salsabila, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa acara ini tecetus karena pengalihan dari program kerja yang telah dicanangkan. “Sebenarnya acara ini adalah ide baru dari kami karena program yang kami buat sebelumnya mengalami problem sehingga tidak bisa kami wujudkan,” ucapnya.

Dinda menambahkan, bahwa jangka waktu dalam persiapan acara ini hanya satu bulan. “Untuk persiapan kita cukup bagus walau jarak antara persiapan dengan acara kami hanya 1 bulan jadi dekat banget. Ya alhamdulillah kita semua tim panitia bisa melewati semua lika-liku perjalanan dalam mensukseskan acara ini,”

“Harapan kedepannya semoga acara ini bisa dilanjutkan oleh hima selanjutnya dengan persiapan lebih bagus lagi dari kami,” pungkas mahasiswi asal Bali ini.

Kegiatan ini ditutup dengan penganugrahan Duta IKHAC 2020 yang diraih oleh Ficky Raja Dirgantara D mahasiswa Prodi Perbankan Syariah dan Alisa mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab. (lai/erh)

https://www.youtube.com/watch?v=tH3ipLNPsQo

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *